Kamis, 07 Juni 2012

Cara Menggunakan Elpiji Yang Benar

Konversi minyak tanah ke elpiji 3 kg di wilayah Sumbar direncanakan bulan September 2012. Selamat buat warga Sumbar yang akan mendapatkan bahan bakar murah dan baik. 

Sekaitan dengan konversi ini, barangkali masih banyak warga masyarakat yang cemas karena di beberapa daerah luar Sumbar, diberitakan kejadian-kejadian menakutkan. sebetulnya tak perlu khawatir berlebihan. Yang perlu diperhatikan adalah bagaimana menggunakannya dengan baik dan benar. 

Dibawah ini beberapa tips buat pengguna elpiji. 
1. Gunakan peralatan LPG (tabung, kompor, regulator dan selang) sesuai Standard Nasional Indonesia (SNI). 
2. Idealnya ventilasi dapur berada di dinding bagian bawah dan mengarah ke tempat terbuka dan aman. Sebab berat jenis LPG lebih berat dari udara. Bila terjadi kebocoran LPG akan berada di bagian bawah atau pintu dapur terbuka. 
3. Selang harus terpasang erat dengan klem pada regulator maupun kompor. 
4. Tabung ELPIJI diletakkan menjauh dari kompornya atau sumber api lainnya dan harus diupayakan tidak panas. 
5. Pasang regulator pada katup tabung ELPIJI (posisi knob regulator mengarah ke bawah). Pastikan regulator tidak dapat terlepas dari katup tabung ELPIJI. 
6. Pastikan selang tidak tertindih atau tertekuk. 
7. Periksa kemungkinan kebocoran gas dari tabung, kompor, selang maupun regulatornya dengan cara membasuh dengan air sabun pada bagian-bagian rawan kebocoran. Seperti pada sambungan regulator dengan valve tabung, sambungan selang ke regulator, kompor dan body tabung khususnya pada sambungan las. Apabila terjadi kebocoran akan terjadi gelembung-gelembung udara pada air sabun dan tercium bau khas ELPIJI. 
8. Rangkaian Kompor LPG siap dan aman untuk digunakan. 

Cara Menggunakan Kompor Yang Baik 
• Tekan dan putar knob kompor berlawanan arah jarum jam. 
• Putar knob sampai posisi off (ditandai dengan bunyi klik) bila selesai. 

Tips Kkhusus : 
• Ruang dapur yang menjadi satu dengan ruang makan atau ruang tidur dan tidak mempunyai ventilasi atau sirkulasi udara yang baik, harus memperhatikan beberapa hal berikut : 
- Pada dini hari, saat bangun tidur dan akan menghidupkan kompor harus diyakinkan 
tidak ada akumulasi gas dalam ruangan. Bukalah pintu/jendela lebih dahulu. 
- Bau khas ELPIJI tidak akan tercium apabila kita sedang pilek dan penciuman kita akan mengalami imun terhadap bau apabila kita sudah terpapar bau tersebut dalam waktu yang cukup lama. 
- Pada saat ruangan tertutup ditinggal dalam waktu lama, ketika membuka pintu, harus diyakinkan bahwa dalam ruang tersebut tidak terjadi akumulasi ELPIJI akibat kebocoran sebelum menyalakan listrik dan sumber api lain. 
• Jangan mencolok-colok valve tabung apabila ELPIJI tidak keluar dari tabung, tukarkan dengan penjual atau agen terdekat. 
• Jangan menggunakan kompor gas dan kompor minyak tanah secara bersamaan dalam satu ruangan. 
• Jangan menghidupkan kompor jika tercium bau ELPIJI yang bocor. 
• Apabila terjadi kebocoran dan akumulasi LPG sudah terlalu banyak, segera evakuasi penghuni rumah dan tetangga sekitar, serta matikan sumber api seperti kompor, listrik, dll. Tunggu beberapa saat hingga bau khas ELPIJI hilang. Tidak perlu panik. Apabila kondisi memungkinkan segera buka regulator dari valve lalu tabung bocor dan pindahkan ke ruang terbuka yang luas dan aman.. 
• Usahakan memecah konsentrasi kebocoran gas elpiji dengan menggunakan kipas atau kertas koran yang difungsikan sebagai kipas. Tidak menggunakan kipas angin elektronik. 
• Teliti saat mebeli elpiji, baik apakah bocor atau tidak. 

Jadi, jangan cemas untuk menggunakan LPG. Semoga tulisan ini ada manfaatnya buat kita semua. ** 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar